Dow Jones Terkoreksi Naik

Dow Jones Terkoreksi Naik

Diperbarui • 2019-11-11

Kejatuhan Index saham Dow Jones terkoreksi naik cukup tinggi tadi malam, karena adanya saham saham retail dan energy naik sangat signifikan. 1000 point lebih atau naik sekitar 4% lebih index saham Dow Jones naik, dan ini merupakan kenaikan terbaik yang pernah ada sejak tahun 2009. Koreksi pasti akan terjadi dalam setiap penurunan atau kenaikan yang terlalu ekstrim terjadi, mengingat setelah hari Natal dan Musim dingin melanda, maka kebutuhan akan barang barang meningkat, begitu juga dengan minyak. Wajar apabila perusahaan retail dan minyak mulai membukukan kenaikan diakhir tahun ini.

Kebijakan administrasi Trump dan semua para pemimpin ekonomi dunia, masih belum berpihak pada pertumbuhan ekonomi global, sehingga para pelaku pasar masih belum cukup percaya bahwa perubahan akan terjadi dalam waktu cepat. Penutupan pemerintahan Amerika Serikat sudah berjalan 5 hari, dan Trump masih berkeras dengan pengajuan pendanaan $5,7 milliar untuk tembok perbatasan Mexico yang di tolak oleh partai Demokrat.

Keadaan ini tentunya tidak akan membawa pasar kembali cepat pulih kedepannya walaupun secara umum bahwa shutdown pasti akan berakhir ditahun depan dan berjalan normal seperti biasanya. Pelaku pasar sebenarnya masih melihat kepada perseteruan antara Gedung Putih dengan The Fed yang dinilai oleh Trump tidak mendukung Pemerintah Amerika dalam perang dagang melawan China.

Keadaan ini tentunya sangat krusial karena sikap Trump yang selalu mengintervensi kebijakan moneter The Fed dapat menggangu kinerja bank sentral yang paling berpengaruh di dunia saat ini. Rumor Trump akan mengganti Jerome Powell memang sulit ter realisasi kan, tetapi bukan berarti tidak mungkin terjadi dengan pengunduran diri ketua bank sentral, seperti yang pernah terjadi di Jepang, saat perdana menteri Jepang selalu mengintervensi cara kebijakan Bank of Japan, sebelum Kuroda menjabat menjadi ketua BOJ sampai saat ini.

Dari sisi lain dapat dilihat bahwa imbal hasil 2 – year obligasi Amerika Serikat saat ini telah mencapai 2,6% dan imbal hasil 10 – year hanya berkisar 2,8%, artinya belum banyak perubahan atas ketakukan pelaku pasar akan terjadinya resesi dalam masa yang akan datang. Semua ini tentunya, karena akan terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi global yang disebabkan oleh konflik perdagangan Amerika – China serta keinginan The Fed untuk menaikan suku bunga 2 kali lagi di tahun 2019.

Semua ini tentunya akan kembali membuat emas masih menjadi pilihan untuk para pelaku pasar saat ini untuk kembali naik ke harga $ 1278 - $ 1293 dengan koreksi ke harga $1255 / troyounce.

Gold Timeframe Weekly

 gold 27 des.png

 

Menyerupai

XTIUSD Pertahankan Momentum Kenaikan Untuk Hari Ke Tujuh
XTIUSD Pertahankan Momentum Kenaikan Untuk Hari Ke Tujuh

Harga minyak mentah acuan AS West Texas Intermediate (WTI) masih dalam jalur melanjutkan kenaikan untuk hari ke tujuh secara beruntun, pada Rabu (14/02/2024). Menurut laporan pasar minyak bulanan OPEC, ada kekhawatiran mengenai kepatuhan kelompok ini terhadap pemangkasan produksi

Ketegangan Geopolitik Meningkat, Minyak di Kisaran Tinggi
Ketegangan Geopolitik Meningkat, Minyak di Kisaran Tinggi

Pasar saham Asia melemah pada perdagangan Selasa (30/01/2024), terseret oleh kasus likuidasi perusahaan raksasa properti China..Kegelisahan investor terhadap meningkatnya ketegangan di Timur Tengah telah mengendalikan sentimen risiko.

Berita terbaru

Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?
Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?

XAUUSD naik ke rekor tertinggi baru pada perdagangan Senin (01/04/2024), di tengah meningkatnya spekulasi penurunan suku bunga..melanjutkan kenaikan kuat minggu lalu hingga membentuk level puncak baru sepanjang masa

Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152
Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152

Pasar saham Asia sebagian masih libur dan sebagian lagi menguat pada perdagangan Senin (01/04/2024), karena optimisme data pabrikan Tiongkok mendukung..potensi intervensi otoritas Jepang terhadap yen Jepang diperkirakan berada di zona 152 – 155 yen. 

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Pemberitahuan pengumpulan data

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah

Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat

Internal error. Silahkan coba lagi

Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera