EURUSD Kembali Memburu Level 1,0600 Di Tengah Tertahannya Dolar AS

EURUSD Kembali Memburu Level 1,0600 Di Tengah Tertahannya Dolar AS

Diperbarui • 2022-12-12

Para pelaku pasar diterpa ketidakpastian, menyusul melonjaknya kasus COVID di China, dengan asumsi bahwa meningkatnya kasus Covid tersebut dapat mengganggu konsumsi dan sektor manufaktur di ekonomi terbesar kedua di dunia itu.

Sementara itu, sentimen risk-appetite kembali tertahan menyusul keraguan pasar menjelang pertemuan kebijakan moneter bank sentral utama di minggu ini. Laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) AS keputusan suku bunga Federal Reserve dan Bank Sentral Eropa (ECB) akan menjadi fokus utama pasar sepanjang minggu ini.

Aliran safe-haven yang kembali menuju obligasi pemerintah AS masih belum banyak mempengaruhi pergerakan kurva imbal hasil Treasury AS, dan akhirnya menyeret indeks dolar AS kembali di bawah level 105.00.

Reaksi Pasar

EURUSD pulih di atas 1.0500, dan bertahan di atas level 1.0550 memasuki sesi Eropa. Penguatan terbaru pasangan mata uang ini lebih dipengaruhi oleh penurunan ringan dolar AS, mengiringi penurunan kurva imbal hasil obligasi Treasury AS.

Tren

EURUSD mendapatkan traksi setelah rebound dari penurunan di paruh pertama sesi perdagangan Asia, menyusul penurunan Dolar AS turun seiring lemahnya imbal hasil Treasury AS.. EURUSD saat ini masih menunjukkan tren Bullish yang cukup kuat, baik dalam time frame H4 maupun daily.

Rencana Perdagangan

Buy EURUSD pada level 1.0570 dengan target profit pada level 1.0580/1.0590

Sell EURUSD pada level 1.0530 dengan target profit pada level 1.0520/1.0515

EURUSD 12122022.jpg

Menyerupai

AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion
AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion

Dolar Australia menguat tipis di awal perdagangan akhir pekan ini, namun masih dalam tren penurunan. Pasar diperkirakan sepi karena memperingati Jumat Agung. Dolar AS menguat karena data ekonomi AS menunjukkan ekspansi,

Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi
Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi

Pasar saham Asia memiliki sentimen sideways dengan bias bearish pada perdagangan Kamis (28/03/2024), karena adanya sentimen ketidakpastian menjelang data indeks harga PCE AS..penjualan ritel Australia dirilis lebih kecil dari perkiraannya.

Berita terbaru

Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?
Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?

XAUUSD naik ke rekor tertinggi baru pada perdagangan Senin (01/04/2024), di tengah meningkatnya spekulasi penurunan suku bunga..melanjutkan kenaikan kuat minggu lalu hingga membentuk level puncak baru sepanjang masa

Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152
Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152

Pasar saham Asia sebagian masih libur dan sebagian lagi menguat pada perdagangan Senin (01/04/2024), karena optimisme data pabrikan Tiongkok mendukung..potensi intervensi otoritas Jepang terhadap yen Jepang diperkirakan berada di zona 152 – 155 yen. 

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Pemberitahuan pengumpulan data

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah

Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat

Internal error. Silahkan coba lagi

Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera